Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mi, bihun, taoge, tahu, terkadang telur, ditaburi bawang goreng dan seledri. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia terdiri mulai dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar. Bakso mengandung energi sebesar 190 kilokalori, protein 10,3 gram, karbohidrat 23,1 gram, lemak 6,3 gram, kalsium 35 miligram, fosfor 0 miligram, dan zat besi 6,75 miligram. Selain itu di dalam Bakso juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0 miligram dan vitamin C 4 miligram. Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 250 gram Bakso, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %. Di Gunungkidul, bakso adalah makanan yang banyak ditemui di sepanjang jalan. Para pengusaha bakso dari Gunungkidul terkenal dari Wonosari, Desa Bulu, Karanglor, Karangtengah, Banyubening, Banyumeneng, Pacarejo, Kwangen dan lain-lain. Bakso merupakan makanan yang terbilang dapat dijangkau.
Rabu, 13 April 2016
BAKSO
Gunungkidul terkenal sebagai gudang para pengusaha kuliner khususnya bakso. Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, akan tetapi ada juga bakso yang terbuat dari daging ayam, ikan, atau udang.
Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mi, bihun, taoge, tahu, terkadang telur, ditaburi bawang goreng dan seledri. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia terdiri mulai dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar. Bakso mengandung energi sebesar 190 kilokalori, protein 10,3 gram, karbohidrat 23,1 gram, lemak 6,3 gram, kalsium 35 miligram, fosfor 0 miligram, dan zat besi 6,75 miligram. Selain itu di dalam Bakso juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0 miligram dan vitamin C 4 miligram. Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 250 gram Bakso, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %. Di Gunungkidul, bakso adalah makanan yang banyak ditemui di sepanjang jalan. Para pengusaha bakso dari Gunungkidul terkenal dari Wonosari, Desa Bulu, Karanglor, Karangtengah, Banyubening, Banyumeneng, Pacarejo, Kwangen dan lain-lain. Bakso merupakan makanan yang terbilang dapat dijangkau.
Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mi, bihun, taoge, tahu, terkadang telur, ditaburi bawang goreng dan seledri. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia terdiri mulai dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar. Bakso mengandung energi sebesar 190 kilokalori, protein 10,3 gram, karbohidrat 23,1 gram, lemak 6,3 gram, kalsium 35 miligram, fosfor 0 miligram, dan zat besi 6,75 miligram. Selain itu di dalam Bakso juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0 miligram dan vitamin C 4 miligram. Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 250 gram Bakso, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %. Di Gunungkidul, bakso adalah makanan yang banyak ditemui di sepanjang jalan. Para pengusaha bakso dari Gunungkidul terkenal dari Wonosari, Desa Bulu, Karanglor, Karangtengah, Banyubening, Banyumeneng, Pacarejo, Kwangen dan lain-lain. Bakso merupakan makanan yang terbilang dapat dijangkau.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar