Ungkapan
klasik masyarakat Gunungkidul mempunyai arti “jauh ratu dekat batu” untuk
menggambarkan letak geografis yang jauh dari pusat pemerintahan (istana).
Walaupun mereka lebih mengenal kehidupan sawah, ladang, gunung dan bebatuan dan
agak tertinggal dalam akses informasi, ekonomi dan politik, bukan berarti
peradaban mereka lebih rendah. Ungkapan
orang Jawa, adoh
ratu cedak watu sejatinya adalah aktualisasi sikap andap asor atau kerendahan hati. Mereka selalu merasa masih harus senantiasa belajar
kepada alam tentang makna hidup yang sesungguhnya dan belajar hidup jauh
dari adab keraton yang adi luhung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar